Kategori: DIY Elektronika / Life Hack
Tags: #JuangTechno #DIYElektronika #TP4056 #SiagaBencana #SenterDarurat
Pendahuluan
Banjir seringkali datang sepaket dengan pemadaman listrik. Saat air naik di malam hari, penerangan menjadi kebutuhan vital. Lilin seringkali menjadi pilihan utama, namun lilin memiliki risiko kebakaran yang tinggi, mudah mati tertiup angin, dan tidak tahan air.
Sebagai pegiat teknlogi tepat guna, kita bisa menciptakan solusi yang lebih cerdas, murah, dan tahan lama. Hari ini, saya akan membagikan cara membuat Senter Darurat Tahan Lama menggunakan modul sejuta umat: TP4056 dan baterai bekas laptop (18650).
Alat ini bukan sekadar mainan, tapi survival kit yang wajib ada di setiap rumah, terutama di daerah rawan banjir.
Mengapa Menggunakan Modul TP4056?
Bagi rekan-rekan yang sering oprek elektronik, pasti sudah tidak asing dengan modul mungil ini. TP4056 adalah modul charger baterai Lithium-Ion yang memiliki fitur protection (perlindungan).
Keunggulannya:
Murah: Harganya kisaran Rp 2.000 - Rp 5.000 perak.
Aman: Varian yang memiliki proteksi (biasanya ada chip tambahan DW01A) akan memutus arus otomatis jika baterai sudah penuh (overcharge) atau jika baterai terlalu kosong (over-discharge).
Fleksibel: Bisa di-cas menggunakan charger HP biasa (Micro USB atau Type-C).
Persiapan Alat dan Bahan
Untuk membuat senter badak ini, kita memerlukan komponen yang sangat mudah didapat:
Modul TP4056 (Pilih yang ada fitur proteksinya, biasanya memiliki 4 pad solder di output).
Baterai 18650: Bisa beli baru atau copotan bekas baterai laptop yang masih sehat (cek tegangannya, minimal di atas 3.0 Volt).
Lampu LED: Bisa gunakan LED HPL (High Power LED) 1 Watt atau 3 Watt (lengkap dengan heatsink alumuniumnya), atau modul USB LED murah.
Resistor: 1 Ohm - 2.2 Ohm (1/2 Watt atau 1 Watt) sebagai pengaman arus ke LED agar tidak panas berlebih.
Saklar (Switch): Model push on atau toggle kecil.
Kabel secukupnya.
Botol Plastik Bekas / Pipa PVC: Untuk casing (opsional, sesuaikan kreativitas).
Skema Rangkaian (Wiring Diagram)
Prinsip kerjanya sangat sederhana. Kita mengambil daya dari baterai yang diatur oleh TP4056, lalu disalurkan ke lampu LED melalui saklar.
Perhatikan gambar skema berikut agar tidak salah sambung:
Penjelasan Jalur Kabel:
Input Charging: Port USB pada TP4056 disambungkan ke charger HP.
Koneksi Baterai:
Pin B+ pada modul disambung ke Kutub Positif (+) Baterai.
Pin B- pada modul disambung ke Kutub Negatif (-) Baterai.
Peringatan: Jangan sampai terbalik! Jika terbalik, modul akan instan rusak (keluar asap).
Koneksi Beban (Lampu):
Pin OUT+ disambung ke salah satu kaki Saklar. Kaki saklar satunya lagi menuju ke Resistor, lalu ke Positif (+) LED.
Pin OUT- disambung langsung ke Negatif (-) LED.
Langkah Pembuatan Step-by-Step
Cek Baterai: Pastikan baterai 18650 Anda memiliki tegangan. Jika di bawah 2.5 Volt, sebaiknya jangan dipakai karena sel mungkin sudah rusak.
Penyolderan Baterai: Solder kabel ke kutub baterai. Lakukan dengan cepat (jangan panaskan kutub baterai terlalu lama dengan solder agar tidak merusak kimia baterai).
Rakit ke Modul: Sambungkan kabel dari baterai ke pin B+ dan B- pada TP4056.
Pasang Lampu: Sambungkan jalur OUT+ dan OUT- ke rangkaian lampu dan saklar sesuai skema di atas.
Uji Coba:
Coba nyalakan saklar. Jika LED menyala terang, berarti rangkaian output sukses.
Colokkan charger HP. Jika lampu indikator merah menyala, berarti proses charging berjalan. Jika biru, berarti penuh.
Tips Tambahan untuk Siaga Banjir
Alat ini bisa dimodifikasi menjadi lebih tangguh:
Waterproofing Sederhana: Masukkan rangkaian ke dalam toples selai plastik atau botol bekas air mineral yang bening. Lem dengan glue gun agar kedap air. Senter ini bisa mengapung dan tetap menyala saat banjir!
Mode Powerbank: Anda bisa memparalelkan output baterai ke modul "Step Up 5V" untuk menjadikannya powerbank darurat untuk cas HP.
Penutup
Membuat sendiri alat penerangan darurat bukan hanya soal menghemat biaya, tapi soal kemandirian (survival). Dengan modal kurang dari 15 ribu rupiah (jika memanfaatkan barang bekas), Anda punya senter yang bisa menyala 6-10 jam non-stop dan bisa diisi ulang berkali-kali. (beni)
Punya ide lain untuk memanfaatkan TP4056? Tulis di kolom komentar atau diskusikan di grup Facebook JuangTechno. Jangan lupa tonton tutorial versi videonya di YouTube Channel JuangTechno!

0 Comments